Kamis, 11 Juni 2015

Indahnya Pantai Tanjung Setia, Ga Pengen Pulang Deh!!

Udah lama banget pengen liburan ke Lampung Barat, pernah udah ada rencana tapi selalu ga pas karena kesibukan pekerjaan  sampai akhirnya jadi juga setelah direncakan bersama teman. Rencananya sempet goyah karena temen mengalihkan untuk liburan ke Bali tapi saya nolak dan akhirnya saya dan teman2 sepakat untuk ke Lampung Barat. Rencana yang dibuat sangatlah singkat, tripnya jadi sedikit amburadul diawal, mulai sibuk cari mobil, tanpa itinerary sama sekali, cari tambahan mobil, ancur dah tapi untungnya tetep jadi *horeee...

Sampai di Taman Nasional Bukit Barisan mudah-mudahan kita ga kemaleman didalam hutan, sebelumnya saya udah seatching beberapa homestay dan cottage yang recommended di Kuri dan kita putusin pilih Lovina Krui Surf karena bangunannya yang unik mirip rumah adat lombok gitu. Masih melanjutkan perjalanan, saat hari mulai gelap akhirnya kita tiba di kota Liwa, berbekal petunjuk arah yang kita dapat untuk sampai do pasar liwa kita sampai lewati jembatan besar. Sampai akhirnya kita menemukan plang kawasan wisata tanjung setia. Horor juga sih karena gerbang dikawasan tanjung setia ini gardunya sudah kusam, jalan berkubang juga hiihhhh.

Paginya kita sempat ekspor pantai dan cottage, foto-foto narsis, liat deburan ombak kecil karena masih pagi, kemudian menyusuri pantai sampai cottage terujung. Pantai Tanjung Setia ini memiliki hamparan pasir putih, cukup lembut tapi tak selembut pasir pulau peucang. Kita beruntung walaupun diperjalanan berangkat diguyur hujan deras, namun kita dua hari disini cuacanya cerah, langit yang biru, ombak yang fantastis, bule-bule seliweran dengan papan selancarnya. Kemudian saya balik ke cottage untuk sarapan, sehabis sarapan kita lanjut ke bukit barisan dan menuju danau ranau.

Kita melihat view Danau Ranau dari wisma pusti, wah indahnya Danau Ranau diatas bukit dengan latar Gunung Siminung yang anggun. Balik arah dari Danau Ranau, hujan turun mengiringi perjalanan ke Batu Brak untungnya setiba dilokasi hujan telah berhenti. Lambah Batu Brak sendiri bukanlah tempat wisata, tanya-tanya kependuduk sekitar pun belum tentu tahu apa yang kita maksud. Setelah sampai saya menuruni beberapa anak tangga langsung telihat hamparan sawah dan lembah dengan ngarai batu brak, hijau alami. Anak-anak berlarian untuk mandi sore dimata air tepat dikaki lembah .


Keren banget, kalian wajib deh liburan kesini!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar