Rabu, 15 April 2015

Kota Tua Jakarta; Sejarah Munculnya Kota Metropolitan!

Hollaa Travelers..!!

Hai.. Hai.. Hai.. kali ini saya lagi ada di Kota Tua Jakarta sering disebut juga dengan Batavia Lama (Out Batavia) nih, wahh seneng banget! Jakarta memang kota yang penuh dengan kesibukan, pusat pemerintahan dan juga tempat dimana perekonomian negara ini berputar. Namun ditengah kesibukannya ada satu sudut kota ini yang menjadi saksi sejarah bagaimana perubahan sebuah kota kecil bernama Sunda Kelapa bertransformasi menjadi sebuah kota metropolitan yang super sibuk.

Kota Tua Jakarta merupakan sebuah sudut ibu kota dengan luas sekitar 1,3km persegi. Dan percaya atau tidak dari sinilah Kota Jakarta berawal berkembang menjadi sebuah kota metropolitan. Nah kalo kamu ingin menelusuri wisata sejarah kota Jakarta dateng aja nih kesini, disini kamu akan mengetahui jejak-jejak sejarah perkembangan kota Jakarta ditengah hiruk pikik kota Jakarta.

Karena saya kesini ingin menggunakan kendaraan umum jadi saya memakai jasa transjakarta, aksesnya cukup mudah ko naik transjakarta turun di halte stasiun kota terus saya turun di Starting Point. Setelah melewati sebuah lorong bawah tanah dengan pintu keluar persis didekat Museum Bank Mandiri.

Karena saya baru pertama kali datang dari luar kota Jakarta, jadi saya menyewa seorang pemandu wisata. Rute perjalanannya adalam mengunjungi lima tempat bersejarah dikawasan Kota Tua Jakarta, yaitu Toko Merah, Jembatan Kota Intan, Menara Syahbandar, Museum Bahari dan Pelabuhan Sunda Kelapa




Perjalanan pertama adalah Toko Merah merupakan sebuah rumah seorang Jenderal VOC yang juga pendiri Istana Bogor. Hanya saja untuk dapat masuk ke Toko Merah ini saya harus mengurus perizinan yang diperlukan. Di Jembatan Kota Intan saya tidak terlalu yakin untuk mencoba lewat diatasnya padahal mestinya masih cukup kuat karena susunan kayu pada lantai dasar Jembatan Kota Intan ini tertata rapi setelah direnovasi. Menara Syahbandar nah dari sini saya dapat menerawang Kota Tua melalui ketinggian. Menara ini dulunya berfungsi untuk mengawasidan memandu kapal yang masuk kepelabuhan. Museum Bahari, dimuseum ini dipamerkan koleksi dari berbagai jenis perahu tradisional dan modern ada pula berbagai alat penunjang pelayaran, seperti jangkar, teropong, kompas dan lain-lain.

Dan terakhir Pelabuhan Sunda Kelapa, dulunya merupakan sebuah pelabuhan yang menghubungkan Indonesia dengan dunia luar. Pelabuhan ini adalah tempat persinggahan banyak kapal mancanegara yang datang untuk perdagangan. Karena pelabuhan ini sangat strategis yang berdekatan dengan pusat-pusat perdagangan di Jakarta seperti Glodok, Pasar Pagi, Mangga Dua dan lainnya.

Nah untuk yang tertarik kamu bisa langsung meluncur kesini !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar